Profil SPTN III Matawai Lapau
Profil SPTN III Matawai Lapau
Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Matawai Lapau adalah unit pelaksana teknis (UPT) setingkat seksi di bawah struktur organisasi Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (BTN Matalawa). Unit ini bertanggung jawab atas manajemen konservasi di sebagian wilayah Taman Nasional yang terletak di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Profil Organisasi
Nama Unit: Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Matawai Lapau
Induk Organisasi: Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (BTN Matalawa), di bawah Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Lokasi Kantor: Kecamatan Matawai La Pawu (atau Matawai Lapau), Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kepala SPTN III: Pejabat struktural yang ditunjuk untuk memimpin seksi ini, salah satunya pernah dijabat oleh Bapak Dwi Agung Herdiyanto, S.H.
Wilayah Kerja
SPTN III Matawai Lapau mengelola area konservasi di dalam Taman Nasional yang mencakup beberapa resort (unit terkecil pengelolaan lapangan):
Resort Tawui
Resort Wanggameti
Resort Tandulajangga
Wilayah ini dikenal memiliki ekosistem sabana, hutan musim, dan menjadi habitat kunci bagi satwa endemik Sumba, terutama berbagai jenis burung.
Tugas dan Fungsi Utama
Fungsi utama SPTN adalah pelaksanaan tugas operasional pengelolaan taman nasional di tingkat tapak. Kegiatan ini mencakup:
Perlindungan dan Pengamanan Hutan: Melakukan patroli rutin untuk mencegah perburuan liar (terutama penggunaan senapan angin untuk satwa burung), penebangan ilegal, dan perambahan kawasan.
Konservasi Keanekaragaman Hayati: Melakukan inventarisasi, monitoring populasi satwa (seperti Julang Sumba dan Kakatua Sumba) dan tumbuhan endemik, serta perlindungan habitatnya.
Pemberdayaan Masyarakat: Melakukan kerja sama dan kemitraan konservasi dengan masyarakat desa penyangga di sekitar kawasan taman nasional untuk mendukung usaha ekonomi berkelanjutan dan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.
Penyuluhan dan Edukasi Lingkungan: Mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah dan masyarakat lokal untuk menanamkan kesadaran pentingnya konservasi alam Sumba.
Pengelolaan Sarana Prasarana: Memelihara pos jaga, camping ground, dan akses jalan di dalam wilayah kerjanya.
Pemulihan Ekosistem: Melakukan upaya rehabilitasi atau restorasi pada kawasan yang terdegradasi.
Visi dan Misi
Arah pembangunan dan tujuan strategis SPTN III Matawai Lapau
Visi
Terwujudnya kawasan konservasi SPTN III Matawai Lapau yang lestari, berdaya saing, serta memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat secara berkelanjutan
Misi
- Melaksanakan perlindungan dan pengamanan kawasan melalui pengawasan terpadu, penegakan hukum konservasi, serta pengendalian aktivitas yang mengancam ekosistem dan keanekaragaman hayati.
- Meningkatkan upaya pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistem melalui kegiatan inventarisasi, monitoring populasi satwa dan vegetasi, serta pengelolaan habitat secara adaptif.
- Mengembangkan pemanfaatan jasa lingkungan dan wisata alam yang berkelanjutan, berbasis konservasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
- Mendorong peran serta masyarakat dalam pengelolaan kawasan melalui kemitraan konservasi, pemberdayaan ekonomi hijau, dan peningkatan kapasitas kelompok lokal.
Penjelasan Edukatif
Tentang Satwa SPTN III Matawai Lapau
Fokus utama harus pada satwa yang menjadi ciri khas atau memiliki status konservasi penting di wilayah Matawai Lapau, terutama yang menarik minat pengunjung seperti rusa timor dan babi hutan.
Profil Satwa: Buatlah halaman profil singkat untuk setiap spesies kunci. Sertakan informasi seperti nama ilmiah, deskripsi fisik, habitat, perilaku unik, dan status konservasi (misalnya, IUCN Red List status).
Peran Ekologis: Jelaskan bagaimana setiap satwa berperan dalam ekosistem lokal.
Galeri Foto/Video: Gunakan visual yang menarik dari satwa-satwa tersebut di habitat aslinya.
Bagian ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan urgensi.
Ancaman Utama: Jelaskan ancaman seperti perburuan liar, hilangnya habitat, atau konflik manusia-satwa.
Dampak Ancaman: Edukasi pengunjung tentang konsekuensi jika satwa ini punah atau populasinya menurun drastis.
Upaya Saat Ini: Ceritakan langkah-langkah yang sedang dilakukan oleh SPTN 3 dan mitra konservasi (patroli anti-perburuan, rehabilitasi habitat, dll).
Ini adalah bagian penting untuk menginspirasi tindakan nyata.
Etika Berkunjung (Visitor Ethics):
- Jangan memberi makan satwa liar.
- Jangan meninggalkan sampah.
- Tetap berada di jalur yang ditentukan.
- Jaga jarak aman saat mengamati satwa.
Dukungan Praktis: Informasi program donasi, sukarelawan, atau kampanye edukasi publik.
Mengurangi Dampak: Tips sederhana yang bisa diterapkan pengunjung untuk menjaga lingkungan.
Sajikan informasi dalam format ringan dan mudah dicerna.
"Tahukah Anda?": Gunakan poin-poin untuk menyampaikan fakta unik tentang satwa atau ekosistem setempat.
Ekowisata Berkelanjutan: Jelaskan bagaimana wisata yang bertanggung jawab dapat mendukung konservasi secara langsung.
SOTK
Struktur Organisasi dan Tata Kerja SPTN III Matawai Lapau
Dwi Agung herdiyanto, S. Hut
Kepala Seksi
Arifson RM. Sianturi, S.Hut
Anggota Seksi
Ghotvan Nazhir
Anggota Seksi
Viyata Yudha Gustial Radjah, S.Hut., M.Sc
Anggota seksi
Wilfrido Ridwan Seu, S.hut
Anggota Seksi
Nabil Dio Syaputra, S.kel
Anggota Seksi
Peta SPTN III Matawai Lapau
Menampilkan Peta SPTN III Matawai Lapau Dengan Interest Point